Laman

Sejarah tipografi dan perkembangan huruf

Sejarah Tipografi
Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus.
Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta, lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa.
Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad 8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi.
Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya.Pada awalnya alphabet latin hanya terdiri dari 21 huruf, yaitu : A, B, C, D, E, F, G, H, I, …, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, …, V, …, dan X. Kemudian huruf Y dan Z ditambahkan.  Pada abad pertengahan dimasukkan 3 huruf tambahan yaitu : J, U dan W, sehingga keseluruhan alphabet latin menjadi 26.



Klasifikasi Rupa huruf

Dalam beberapa literatur tipografi, rupa huruf dapat di golongankan dalam beberapa klasifikasi, yang berguna untuk mempermudah mengidentifikasi rupa huruf tersebut. Berdasarkan klasifikasi yang umum dan sering dipakai, klasifikasi berdasarkan timeline sejarahnya dan fungsinya, rupa huruf digolongkan menjadi:
  • Blackletter / Old English / Textura, berdasarkan tulisan tangan (script) yang populer pada abad pertengahan (sekitar abad 17) di Jerman (gaya gothic) dan Irlandia (gaya Celtic).
  • Humanis / Venetian, berdasarkan tulisan tangan (script) gaya romawi di Italia. Disebut humanis karena goresannya seperti tulisan tangan manusia.
  • Old Style, Rupa huruf serif yang sudah berupa metal type, gaya ini sempat mendominasi industri percetakan selama 200 tahun.
  • Transitional, Rupa huruf serif, muncul pertama kali sekitar tahun 1692 oleh Philip Grandjean, diberi nama Roman du Roi atau "rupa huruf raja", karena dibuat atas perintah Raja Louis XIV.
  • Modern / Didone, Rupa huruf serif, muncul sekitar akhir abad 17, menjelang zaman Modern.
  • Slab serif / Egytian Rupa huruf serif, muncul sekitar abad 19, kadang disebut Egytian karena bentuknya yang mirip dengan gaya seni dan arsitektur Mesir kuno
  • Sans-serif / Rupa huruf tanpa kait
    • Grotesque Sans-serif, muncul sebelum abad 20.
    • Geometris Sans-serif, bentuk rupa hurufnya berdasarkan bentuk-bentuk geometris, seperti lingkaran segi empat dan segitiga.
    • Humanis Sans-serif, bentuk rupa hurufnya seperti tulisan tangan manusia.
  • Display / dekoratif, muncul sekitar abad 19, untuk menjawab kebutuhan di dunia periklanan. Cirinya adalah ukuranya yang besar.
  • Script dan cursive, bentuknya menyerupai handwriting - tulisan tangan manusia. Script, hurufnya kecil-kecil dan saling menyambung, sedangkan Cursive tidak.


Pengertian Nirmana

Nirmana kurang lebih berarti kosong alias tidak ada apa-apa dan bisa juga berarti abstrak atau tidak bermakna, kalimat tersebut merupakan sebuah ungkapan, bahwa pada awalnya, sebelum seseorang bertindak menciptakan sesuatu , masih belum ada apa-apa atau masih belum ada makna dari segala sesuatu. Hal tersebut kemudian di jadikan titik awal atau merupakan pelajaran yang harus dikuasai oleh seseorang yang ingin belajar tentang desain sebelum berkarya. Nirmana mengajarkan unsur atau elemen yang ada pada suatu lukisan atau gambar serta estetika seni dalam mengorganisasi unsur atau elemen agar menjadi sebuah karya seni yang bukan saja bagus tetapi juga bermakna

 

dengan mempelajari nirmana seseorang diharapkan akan memiliki pengertian, dapat mengasah keterampilan, dan mempertajam kepekaan dengan segala sesuatu yang menyangkut desain.
oleh karna itu nirmana harus di pelajari dengan banyak latihan secara terus menerus sehingga benar-benar dapat menghayati seni rupa dan seni desain dengan baik. bahkan saat mempelajarinya akan terambah pula cabang seni desain yang lain.
didalam nirmana seseorang akan mempelajari seni rupa dan desain melampaui tahap-tahap yang sangat mendasar


Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. Elemen-elemen seni rupa dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan bentuknya.
Titik, titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut titik yang paling umum adalah bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah.
Garis, garis adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna.
Bidang, bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi pajang, lebar dan luas; mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis.
Gempal, gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman.
Penyusunan merupakan suatu proses pengaturan atau disebut juga komposisi dari bentuk-bentuk menjadi satu susunan yang baik. Ada beberapa aturan yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk tersebut. Walaupun penerapan prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak, namun karya seni yang tercipta harus layak disebut karya yang baik. Perlu diketahui bahwa prinsip-prinsip ini bersifat subyektif terhadap penciptanya.
Dalam ilmu desain grafis, selain prinsip-prinsip diatas ada beberapa prinsip utama untuk tujuan komunikasi dari sebuah karya desain.
Ruang Kosong (White Space)Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan.
Kejelasan (Clarity)
Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda.
Kesederhanaan (Simplicity)
Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Kesederhanaan seing juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh.
Emphasis (Point of Interest)
Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.
Prinsip – prinsip dasar seni rupa
Kesatuan (Unity)
Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai, kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang. Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah tercapai.

Keseimbangan (Balance)
Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh, kita measa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Keseimbangan adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua dayan yang bekerja saling meniadakan. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.
Proporsi (Proportion)
Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.
Irama (Rhythm)
Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dalam bentuk –bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut, barisan semut, gerak dedaunan, dan lain-lain. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk –bentuk unsur rupa.
Dominasi (Domination)
Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan deisan. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan . Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsure sebagai penarik dan pusat perhatian. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Center of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan yaitu utnuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan

Sumber :
Pengantar Desain Komunikasi Visual , Adi Kusrianto
Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain
Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005

Tokoh desain grafis terbaik didunia


Raymond Loewy

Raymond Loewy, seorang dasainer produk terkenal terkemuka dunia dunia yang dilahirkan di Paris pada tahun 1983, ia kemudian dikenal sebagai perintis profesi desain produk industri. Pada tahun 1909 ia mulai mendesain model pesawat sebagai inspirasi penerbangan perdana Santos-Dumonts. Pada tahun 1919 ia pertama  kali datang ke New York, Amerika dan bekerja sebagai seniman gambar. Pada tahun 1935, Raymond Loewy mulai menetap di Amerika dan merintis kegiatan desain secara profesionaldan interdisiplin. Beberapa karya rancangannya adalah Telepon-Bell Telephone Company, mesin cetak, lemari es-Coldspot, traktor, dan sebagainya. Sejalan dengan program ruang angkasa Amerika, pada tahun 1967 hingga tahun 1972 ia dikontrak oleh NASA untuk mendesain interior pesawat angkasa SKY-Lab.

Walter Dorwin Teague (1883-1960)


Salah seorang desainer produk terkemuka dunia, lahir di Indiana, Amerika, kemudian pindah ke New York pada tahun 1903. Ia menuntut ilmu di Art Student League dan pada tahun 1927 mulai bekerja dalam bidang desain produk industry. Kliennya yang pertama adalah Kodak. Ia juga mendesain kamera Baby Brownie pada tahun 1933 dengan memanfaatkan plastik. Pada tahun 1936  Ia mendesain miniature kamera Bantam special.  Pada kamera tersebut terdapat garis horizontal yang terbuat dari logam dan berfungsi sebagai elemen dekoratif dan mencegah terjadinya pecahnya lapisan permukaan. Karyanya yang lain adalah Ford dan Faviliun US Steel pada pecan raya New York tahun 1939. Selain itu, ia juga  mendesain interior  peswat Boeing 707 pada awal tahun 1950-an. Tahun 1944 ia menjadi presiden pertama American Society of Industrial Designer. Anaknya, walter Dorwin Teague Jr., melanjutkan usaha konsultan setelah ia meninggal.

Frank Lord Wright (1867-1959)


Tokoh desain dunia yang lahir di Richland Center, Wisconsin pada tahun 1867 dan meninggal di Phoenix, Arizona tahun 1959. Pada tahun 1901 dalam ceramahnya yang terkenal di Chicago, menyatakan sikap positif terhadap usaha-usaha mekanisasi dan menolak penghujatan terhadap dunia permesinan yang dianggap merusak etika bentuk. Baginya, mesin adalah alat tak berakal dan hakikatnya bukan merupakan sumber kerusakan di muka bumi. Dengan teknologi permesinan manusia mejadi semakin mudah menyingkap kenyataan alam dan keindahan material. Selanjutnya ia menyatakan, bahwa sebenarnya tidak pernah terjadi kontradiksi antara nilai-nilai kemanusian dengan produksi massa. Kemampuan mesin justru mengurangi beban kerja manusia yang menjenuhkan dan monoton. Pada tahun 1935, Wright membangun Kauffman House yang merupakan karyanya yang banyak di kagumi orang karena dibangun di atas air terjun. Pada tahun 1937, Wright membangun Taliesin West dekat Arizona, tahun 1943 ia mulai membangun Solomon R. Guggenheim Museum di New York, tahun 1957 membangun Marin County Civic Center,  San Rafael di California, dan tahun 1958 membangun Beth Sholom Synagogue, Elkins Park.

Marcel Breuer (1902-1981)


Seorang arsitek dan desainer terkemuka dunia kelahiran hungaria, Ia bekerja di lembaga Bauhaus sejak 1920. Karyanya yang penting dalam bidang mebel adalah eksperimen kursi dengan bahan besi pipa yang pada waktu itu banyak digunakan untuk sepeda dan pesawat terbang. Karyanya tersebut menjadi identitas Modernisme dunia. Pada tahun 1937 ia hijrah ke Inggris dan mengadakan eksperimen mebel dengan bahan plywood. Kemudian, bersama Gropius, mendesain beberapa mebel yang menjadi karya penting dalam perkembangan desain modern dunia. 


Henry Dreyfuss (1904-1972) 


Adalah seorang desainer dan perintis desain modern Amerika. Pada tahun 1927 ia bekerjasama dengan Norman Bel Geddes. Pada tahun 1936 ia mendesain lokomotif untuk New York  dan mendesain pesawat telepon masa depan di Bell Telephone Company dengan pendekatan ergonomis. Namun begitu, Ia menekankan pentingnya kerjasama dengan para  insinyur untuk memulai kulit luarnya, tetapi perlu kajian mendalam secara keseluruhan. Pada tahun 1959 Henry Dreyfuss juga dikenal sebagai tokoh yang membuat standarisasi antropometri “The Measure of Man: Human Factors in Design”, khususnya bagi peralatan militer. Pada tahun 70-an gagasan Dreyfuss tersebut dikembangkan untuk penggunaan yang lebih luas dan ia kemudian menciptakan skalametrik antropometri dan ergonomic untuk berbagai persentil manusia yang dinilai sistematis, akurat dan dijadikan standar di berbagai industry manufaktur.

Norman Bel Geddes (1893-1958)


Ia dikenal sebagai salah seorang desainer terkemuka dunia. Norman menuntut ilmu di Art Institute of Chicago. Selama awal tahun 1920-an  ia mendesain teater dan etalase took di New York. Pada tahun 1927 ia mulai bekerja sebagai desainer produk industri. Gagasannya yang ditandai dengan hal-hal bersifat khayalan dan futuristic banyak yang di produksi, termasuk prototype untuk bus, lokomotif dan pesawat terbang (Super Airlines 4, tahun 1929). Kemudian pavilion/anjungan General Motors pada pekan raya New York merupkan hasil karyanya juga. Norman sangat berpengaruh dalam memperkenalkan gaya Streamlining  sehingga diterbitkan menjadi buku yang berjudul “Horizon” di tahun 1932. Pada  Tahun 1940, menerbitkan Magic Motorways yang bersumber dari Paviliun/anjungan General Motors. Kedua buku tersebut diakui sebagai gagasan yang mempengaruhi pengembangan desain di Amerika.

Ludwig Mies van der Rohe (1886-1969)


Tokoh desainer modern dunia terkemuka yang pertama kali bekerja sebagai guru gambar di beberapa biro arsitektur pada tahun 1902-1905. Kemudian Ia pindah ke Berlin dan bekerja di kantor Bruno Paul sebelum bergabung dengan Peter Behren pada tahun 1908 sampai tahun 1911. Ia menjadi anggota Deutcshe Werkbund sejak tahun 1921, November gruppe (November Group) sejak tahun 1922, dan menjadi direktur Bauhause di Dessau pada tahun 1930 sampai pada tahun 1933. Banyak karya  arsitekturnya di Jerman yang memiliki konsep dan eksperimen alami. Contohnya, struktur baja dan kaca yang menjulang tinggi selama tahun 1938. Ia dikenal dengan prinsip desain Less is more. Di Amerika ia menjadi ketua jurusan Arsitektur Illinois Institute of Technology, Chicago. Kemudian ia memulai mendesain mebel untuk melengkapi rumahny. Kursi Barcelona hasil karyanya pada tahun 1929 banyak terjual dan menjadi symbol desain modern. Di samping nyaman dipakai, kursi tersebut ringan dan didesain untuk produksi massa. 

Ettore Sottsas


Arsitek  dan desainer kelahiran Austria tahun 1917. Ia salah seorang desainer terpenting di abad ke-20. Setelah menghabiskan masa kecilnya di Trento, ia pindah ke Turindan mempelajari arsitektur di sebuah politeknik yang ada disana pada tahun 1934. Sebagai seorang tentara , selama perang dunia II ia Tinggal di Mentenegro. Masa kecilnya yang berada di pedusunan dan tradisi rakyat yang begitu melekat pada dirinya telah mendorongnya membuat desain kain yang diproduksi oleh perajin lokal. Desain kursinya pada tahun 1947 merupakan gabungan garis-garis seperti garis lurus dengan banyak bentuk organik. Ia kemudian dikenal sebagai tokoh gerakan Memphis sebagai bagian inti gerakan Radikalisme dalam dunia desain di Italia. Gagasan-gagasannya banyak mempengaruhi perkembangan desain dunia hingga sekarang.


Hy sobat blogger,yang pecinta dunia disgraf, dan tau banyak tentang DeKaVe Jika ada Tokoh yang sobat Idolakan ,atau ada desainer komunikasi Visual yang berpengaruh dan terkenal,bisa Sobat blogger poskan di komentar . Biar nanti saya bisa tambahkan di blog ini buat nambah referensi . Saling berbagi ilmu tentang dunia Desain .

Sejarah Desain Grafis


Zaman Prasejarah

karya grafis yang mula-mula dikenal manusia dalam ilmu anthropologi prasejarah adalah periode gambar-gambar dalam gua, goresan-goresan tanda menggunakan tulang, dan gading gajah yang di buat setelah periode paleolitihicum 40.000 hingga 10.000 tahun sebelum masehi. Penemuan-penemuan tersebut memberikan bukti bahwa di beberapa bagian dunia telah ada seni grafis sejak jaman prasejarah seperti di Mesir,Yunani,Eropa,dsb
Salah satu milestone dari karya grafis prasejarah adalah lukisan dinding gua yang di temukan di Lacaux, Perancis yang dibuat sekitar 13 ribu tahun sebelum Masehi. Gambar sapi dan sekelompok kuda dilukis menggunakan warna merahdan kuning oker (yellow ocre) yang di buat menggunakan campuran antara lemak binatang dan tunbuhan yang dicoretkan menggunakan buluh (bambu kecil) maupun ranting-ranting. Disamping itu, di percayai bahwa para pemburu pada jaman itu, selain memiliki keterampilan seni juga memiliki kekuatan magis yang mendukung keberhasilannya menguasai alam.


Dalil Phythagoras

Penggunaam gambar dalam perhitungan Matematika sudah dilakukan sejak Zaman prasejarah, seperti Dalil Phythagoras yang ditemukan 6 abad sebelum masehi yang menyatakan bahwa panjang garis di sisi miring dari segitiga siku-siku merupakan akar dari penjumlahan kuadrat dua sisi yang lain. Hal itu membuktikan bahwa pada zaman itu orang sudah melakukan perhitungan pada gambar bidang dengan serius.


Abad Modern

The book of Kells adalah bibble yang dihiasi gambar-gambar indah berlapis emas, yang dibuat di pertengahan abad ke VIII. Gambar berikut merupakan contoh desain grafis yang lebih sesuai dengan definisi yang di tetapkan saat ini yang dibuat oleh biarawan ido-jerman yang 
tidak tercatat namanya.

 


Era ketika johann Gutenberg dari jerman menemukan huruf cetak yang dapat di ganti-ganti merupakan tonggak sejarah baru dunia grafis. Setelah era itu, khususnya di Inggris pada akhir abad ke 19 terjadi perkembangan yang lebih jelas dengan terpisahnya fine art (seni murni) dengan appried art (seni yang dapat di dayagunakan).

Era Art Nouveau

Art Nouveau adalah bahasa perancis yang berarti (aliran) seni baru'',yaitu sebuah gaya atau aliran dalam seni, arsitektur, desain yang populer pada abad ke-20. Istilah art nouveau sebenarnya berasal dari sebuah toko yang menjual barang-barang seni di paris, Maison de I'Art Nouveau, yang saat itu di operasikan oleh Samuel Bing

Istilah Art Noveau ternyata memiliki nama-nama lain di masing-masing negara. Di Jerman, Belanda dan negara-negara skandinavia, misal istilah itu lebih di kenal dengan istilah Avant Garde. Di Rusia, pengaruh aliran baru itu tertampung dalam sebuah majalah seni yang menampilkan karya-karya seniman Rusia pengikut aliran tersebut.


Ciri yang khas dari gaya Art Nouveau adalah kesannya yang datar (yang tidak membentuk efek 3 dimensi),bermotif dekoratif,menggambarkan elemen-elemen organik seperti dedaunan,bunga, serta sulur yang meliuk-liuk yang membentuk efek dekoratif. Karya-karya dalam gaya itu bernuansa alami ( natural)
Dalam desain grafis,pengaruh aliran itu sangat terasa.

Memasuki abad ke ke-20, perkembangan desain grafis banyak ditandai dengan perkembangan di bidang tipografi, yakni dengan munculnya huruf sans serif.
kreasi para seniman pada priode tersebut banyak yang mengarah ke objek-objek yang berdaya guna, seperti rancangan bentuk bangunan, bentuk panggung teater, poster, desain pada kain (bila sebelumnya desain kain dilakukan menggunakan structural design dengan membuat efek dari anyaman , berikutnya mulai muncul surface design, yakni mendesain permukaan kain dengan mencetak maupun membordir), desain bentuk atau model pakaian, keramik,furniture,logo, dsb. Dengan demikian, penggunaan desain telah mulai didayagunakan dalam segala aspek kehidupan. Perubahan yang sangat menyeluruh dalam dunia seni dari pandangan orang bahwa seni hanya untuk seni telah menjadi seni untuk di terapkan dalam kehidupan (applied art)

Desain Komunikasi Visual

Desain Komunikasi Visual adalah Suatu disiplin ilmu yang bertujuan mempelajari konsep-konsep komunikasi serta ungkapan kreatif melalui berbagai media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual dengan mengelola elemen-elemen grafis yang berupa bentuk dan gambar, tatanan huruf, komposisi warna, serta layout.

Pengertian Desain Komunikasi Visual



  • Desain : berkaitan dengan perancangan estetika , cita rasa , serta kreatifitas
  • Komunikasi  : Ilmu yang bertujuan menyampaikan , maupun sarana untuk menyampaikan pesan
  • Visual  : Dapat di lihat

    Definisi Desain Komunikasi Visual
     ditinjau dari asal kata (etimologi) istilah ini terdiri dari tiga kata, desain diambil dari kata “designo” (Itali) yang artinya gambar. Sedang dalam bahasa Inggris desain diambil dari bahasa Latin designare) yang artinya merencanakan atau merancang. Dalam dunia seni rupa istilah desain dipadukan dengan reka bentuk, reka rupa, rancangan atau sketsa ide.
    Kemudian kata komunikasi yang berarti menyampaikan suatu pesan dari komunikator (penyampai pesan) kepada komunikan (penerima pesan) melalui suatu media dengan maksud tertentu. Komunikasi sendiri berasal dari bahasa Inggris communication yang diambil dari bahasa Latin “communis” yang berarti “sama” (dalam Bahasa Inggris:common). Kemudian komunikasi kemudian dianggap sebagai proses menciptakan suatau kesamaan (commonness) atau suatau kesatuan pemikiran antara pengirim (komunikator) dan penerima (komunikan).
    Sementara kata visual sendiri bermakna segala sesuatu yang dapat dilihat dan direspon oleh indera penglihatan kita yaitu mata. Berasal dari kata Latin videreyang artinya melihat yang kemudian dimasukkan ke dalam bahasa Inggris visual.
    Jadi Desain Komunikasi Visual bisa dikatakan sebagai seni menyampaikan pesan (arts of communication) dengan menggunakan bahasa rupa (visual language) yang disampaikan melalui media berupa desain yang bertujuan menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target audiencesesuai dengan tujuan yang diinginkan. Sedang Bahasa rupa yang dipakai berbentuk grafis, tanda, simbol, ilustrasi gambar/foto, tipografi/huruf dan sebagainya yang disusun berdasarkan kaidah bahasa visual yang khas berdasar ilmu tata rupa. Isi pesan diungkapkan secara kreatif dan komunikatif serta mengandung solusi untuk permasalahan yang hendak disampaikan (baik sosial maupun komersial ataupun berupa informasi, identifikasi maupun persuasi).